Kamis, 01 Oktober 2026

GPMT Ikuti NSM Crop Tour 2026 di Amerika Serikat


Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), melalui perwakilan Divisi Akuafeed, mengikuti NSM Crop Tour pada 21-25 September 2026 di Amerika Serikat. Kegiatan ini mencakup kunjungan ke fasilitas penelitian, lahan pertanian, pabrik pengolahan kedelai, serta terminal ekspor di Minnesota, South Dakota, dan Washington.

Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi GPMT untuk mempelajari produksi dan penanganan kedelai secara langsung, berdiskusi mengenai perkembangan penelitian nutrisi, serta memahami dukungan logistik bagi pasokan bahan baku pakan ke Indonesia.

Northern Soy Marketing (NSM) menyelenggarakan Crop Tour untuk mempertemukan mitra dagang dengan pelaku rantai pasok kedelai, mulai dari petani hingga fasilitas ekspor. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya NSM memperkenalkan kualitas kedelai yang dibudidayakan di wilayah utara AS dan mendorong penilaian mutu berdasarkan kandungan asam amino esensial, selain kadar protein kasar. Sumber: Northern Soy Marketing.

Mengamati Penelitian dan Produksi di Tingkat Petani

Rangkaian kegiatan pada 21 September diawali dengan diskusi bersama USSEC serta kunjungan ke plot penelitian kedelai dan laboratorium University of Minnesota di St. Paul. Pembahasan mencakup kualitas kedelai dan kebutuhan pasar, termasuk pentingnya profil asam amino, kecernaan, serta ketertelusuran bahan baku.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke farm di Danvers, Minnesota. Perwakilan GPMT berkesempatan melihat peralatan panen dan fasilitas penanganan hasil pertanian, sekaligus berdiskusi langsung mengenai praktik produksi di tingkat petani.

Mempelajari Pengolahan Kedelai dan Inovasi Bahan Baku Akuafeed

Pada 22 September, kunjungan ke pabrik AGP di Dawson memberikan gambaran mengenai pengolahan kedelai menjadi bungkil dan minyak, serta keterhubungannya dengan jaringan distribusi dan ekspor. Diskusi turut membahas pengaruh pertumbuhan permintaan minyak kedelai terhadap perkembangan kapasitas pengolahan dan pasokan bungkil.

Pada hari yang sama, GPMT mengikuti kunjungan ke fasilitas penelitian dan pengembangan Houdek di Brookings, South Dakota. Salah satu materi yang relevan bagi industri akuafeed adalah pemanfaatan fermentasi untuk meningkatkan konsentrasi protein kedelai dan menurunkan faktor antinutrisi.

Peserta juga meninjau fasilitas pengujian pakan ikan dalam sistem resirkulasi. Kunjungan ini memberikan wawasan mengenai proses evaluasi bahan baku, mulai dari kecernaan hingga pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan.

Mendalami Nilai Nutrisi Bungkil Kedelai

Kegiatan pada 23 September berlanjut di South Dakota State University melalui diskusi penelitian nutrisi ternak dan peninjauan fasilitas penelitian. Pembahasan menekankan pentingnya menilai bungkil kedelai berdasarkan jumlah asam amino tercerna dan energi yang dapat dimanfaatkan ternak.

Bagi industri pakan, pendekatan tersebut relevan dalam membandingkan bahan baku dan menghitung biaya formulasi. Bahan dengan harga pembelian lebih rendah belum tentu menghasilkan biaya pakan yang lebih efisien apabila kontribusi nutrisi dan pengaruhnya terhadap performa ternak berbeda.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke farm dan fasilitas elevator Central Farmers Cooperative di Colton untuk melengkapi pemahaman mengenai produksi, pengumpulan, dan penanganan biji-bijian.

Meninjau Jalur Ekspor Menuju Asia

Pada 25 September, perwakilan GPMT mengikuti kunjungan ke fasilitas ekspor AGP di Port of Grays Harbor, Washington. Kegiatan ini memperlihatkan aliran produk dari kereta, penyimpanan di terminal, hingga pemuatan ke kapal.

Paparan mengenai pengembangan terminal memberikan gambaran tentang dukungan infrastruktur bagi ekspor bungkil kedelai ke Asia. Ketersediaan ruang penyimpanan, kapasitas pemuatan, dan jadwal pengapalan merupakan aspek yang relevan bagi industri pakan dalam mengevaluasi keandalan pasokan dan biaya sampai tujuan.

Melalui rangkaian NSM Crop Tour 2026, GPMT memperoleh informasi langsung mengenai mutu bahan baku, inovasi pengolahan, dan rantai pasok kedelai. Wawasan tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi anggota GPMT dalam mengevaluasi sumber protein dan mendukung efisiensi produksi pakan di Indonesia. Ute/GPMT

GPMT Ikuti NSM Crop Tour 2026 di Amerika Serikat

Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), melalui perwakilan Divisi Akuafeed, mengikuti NSM Crop Tour pada 21-25 September 2026 di Amerika...