Selasa, 08 November 2016

Wali Kota Gunungsitoli Meresmikan Usaha Pakan Ternak



Gunungsitoli | suarasumut.com — Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua meresmikan Usaha Pakan Ternak (UPT) Semangat Baru milik pengusaha tionghoa di Kota Gunungsitoli bernama Bakhtiar.
Peresmian UPT Semangat Baru yang bertempat di Desa Teluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Kamis (3/11) ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Wali Kota Gunungsitoli dan Ketua TP.PKK Kota Gunungsitoli.
Pada acara peresmian UPT Semangat Baru, Wali Kota Gunungsitoli mengucapkan selamat berkarya kepada pemilik UPT Bakhtiar. Menurut Wali Kota, Bakhtiar sebagai pengelola UPT telah membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Gunungsitoli senantiasa mendukung dan mengharapkan usaha yang dikelola Bakhtiar terus berkelanjutan dan semakin meningkat, serta dapat memicu pertumbuhan usaha usaha lainnya kelak. Dia juga berharap UPT milik Bakhtiar terus dikembangkan, dan produknya dapat dipasarkan keseluruh pelosok atau bahkan diluar Kepulauan Nias.
Ditempat yang sama, Bakhtiar selaku direktur utama UPT Semangat Baru menernagkan jika usaha yang dia geluti terinspirasi dari usaha ternaknya yang dimulai sejak tahun 2003. Dia kala itu sering mendapatkan kendala pengadaan pakan ternak yang dipesan dari luar daerah atau Medan dari segi pengongkosan dan kualitas.
Berawal dari kendala kendala tersebut, dia memutuskan untuk mendirikan UPT sendiri walau menggunakan peralatan seadanya. Hingga saat ini, UPT yang dia miliki terus diperbaharui mulai dari melengkapi peralatan dan kelengkapan usaha. Walau hanya memiliki mesin pengolah jagung berkapasitas 20 ton perhari, dia bersyukur UPT yang dia miliki bisa memproduksi pakan ternak 5 ton perhari dan di distribusikan ke seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Tidak lupa dia berharap dukungan dari berbagai pihak, terlebih dari masyarakat setempat, baik itu dari segi usaha pertanian jagung atau pemasokan bahan baku produksi dan memanfaatkan peluang mengisi lapangan pekerjaan yang tersedia, serta sosialisasi akan keberadaan usaha yang dia kelola.
Sebelumnya, Kadis Perindagkop dan UMKM Abdul majid Chaniago dalam laporannya memberitahu, perintis UPT adalah Bakhtiar. Bakhtiar yang asli putera nias telah turut membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kota Gunungsitoli dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.
Berdasarkan persetujuan Wali Kota Gunungsitoli, pabrik tersebut diresmikan, dan diharapkan produk pakan ternak dari pabrik tersebut dapat dipasarkan seluruh Kota Gunungsitoli, bahkan diluar Kepulauan Nias, dan pasokan jagung sebagai bahan baku produk ini dapat memanfaatkan hasil tani masyarakat atau warga setempat.(al/ss-gs)
Sumber : suarasumut