Senin, 23 Juli 2012

Pemerintah buka keran impor MBM dari Amerika Serikat




Produksi pakan ternak & impor MBM (ton)
Tahun Produksi  pakan ternak Impor MBM
2009 9,0 juta 267.000
2010 9,7 juta 300.000
2011 11,2 juta 400.000
Sumber: Kompilasi data

Compact_sapi_perahJAKARTA: Pemerintah kembali membuka impor bahan baku pakan ternak berupa tepung tulang atau MBM
(meat and bone meals) asal Amerika Serikat, karena berdasarkan kajian dari Komisi Ahli Kesehatan Hewan MBM yang diproduksi oleh industri yang terintegrasi diperbolehkan masuk.

Pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan sementara impor MBM asal AS sejak 24 April lalu, karena wabah penyakit sapi gila (bovine spongiform encephalopathy) yang ditemukan di Amerika Serikat. Selama ini impor MBM berasal dari Kanada, Selandia Baru, Australia, dan Amerika Serikat.

Meat bone meal merupakan produk asal hewan yang diperoleh dari daging dan tulang sapi dengan cara mendaur ulang dan dihaluskan untuk bahan baku pakan ternak.

Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro mengatakan Komisi Ahli Kesehatan Hewan Indonesia telah melakukan kajian dan analisa risiko terhadap wabah sapi gila di AS.

"Dari hasil analisa risiko sebetulnya khusus untuk MBM adalah MBM yang industrinya terintegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga mudah untuk ditelusuri dan MBM itu harus berasal dari sapi yang umurnya maksimal 30 bulan," ujarnya hari ini, Senin (16/7/2012).

Sementara itu, untuk industri MBM di AS yang belum terintegrasi, katanya, masih diperbolehkan untuk mengekspor tepung tulang ke Indonesia, tetapi dengan melakukan kontrak dengan rumah-rumah pemotongan hewan (RPH) yang sudah disetujui pemerintah Indonesia.

Menurutnya, pemerintah Indonesia telah mengirimkan hasil analisa risiko tersebut kepada pihak AS. "Kita akan memasukkan MBM dengan persyaratan tersebut." (sut)

Sumber : Bisnis.com