Senin, 21 September 2015

Petani Tambak Udang Butuh Perhatian Pemerintah

Illustrasi MI/PALCE AMALO 
Metrotvnews.com, Blangpidie: Petani budidaya udang windu di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, membutuhkan pendampingan penyuluh dari pemerintah dalam mengembangkan usaha tambak agar dapat meningkatkan hasil yang memuaskan.

"Kami sangat memerlukan pendampingan penyuluh dalam mengembangkan budidya udang windu ini," kata Ketua Kelompok Pakat Bersama di Desa Sejahtera, Kecamatan Manggeng, Nyak Ra, di Blangpidie, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu (20/9/2015).

Menurut Nyak Ra, selain membutuhkan pendampingan penyuluh, para petani tambak yang tergabung dalam kelompoknya juga sangat membutuhkan bantuan sarana dan prasarana perikanan khususnya kebutuhan budidaya dari pemerintah, seperti mesin pompa air dan pakan.

Lanjutnya, pompa air tersebut sangat dibutuhkan oleh anggota kelompoknya, karena pada saat memasuki musim timur datang air tambak menjadi berkurang, karena, tambak udang yang dimiliki selama ini mengandalkan air pasang musim
barat.

"Ketika musim barat tiba, air tambak itu penuh dengan air pasang laut, tapi bila musim timur tiba air tambak berkurang. Jadi, butuh mesin pompa air untuk menyuplai air ke tambak, sehingga, air tambak tidak berkurang," katanya.

Kemudian, anggota kelompok tani tambak tersebut, juga sangat membutuhkan bantuan bibit udang windu unggul dari pemerintah, sehingga dapat meningkatkan hasil panen udang yang memuaskan. Ketua kelompok tersebut mengaku, selama ini pihaknya dalam membudidayakan udang windu ditambak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bibit unggul, karena harus didatangkan dari luar daerah.

Kadis Kelauatan dan Perikanan Abdya Muslim Hasan mengakui, para petani tambak dan kolam di kabupatennya, masih memiliki kelemahan dalam melakukan pengembangan budidaya ikan air tawar.

Kelemahan yang dimiliki para petani yang bergelut pada sektor perikanan, terutama pada bidang budidaya ikan air tawar ini disebabkan terbatasnya sumber daya manusia yang dimiliki sehingga mereka sangat membutuhkan pelatihan dan pendampingan penyuluh.

"Memang mereka saat ini sangat membutuhkan pendidikan, pelatihan dan pendampingan yang insentif dari pemerintah, sehingga para petani tambak dan kolam dapat mengelola usahanya secara lebih baik, intensif, produktif dan berkesinambungan," kata Abdya
 
Sumber : metronews